Impaksi di Gigi Graham

Impaksi di Gigi Graham

Gigi geraham bungsu atau sering juga disebut dengan gigi geraham ketiga memang sering tumbuh tidak sempurna. Selaun karena gigi geraham ketiga ini tumbuhnya paling lama dan paling akhir, tapi juga karena tempatnya yang menyempil di bagian deretan belakang gigi. Kerana hal itu banyak orang mencabut gigi geraham ketiga yang tumbuhnya kadang miring, menumpuk bahkan agak mencuat hingga sering menyebabkan sariawan pada pipi bagian dalam dan rongga mulut sekitarnya. Namun begitu mencabut gigi geraham ketiga ini bisa dibilang bukan perkara mudah.

Gigi ini tumbuh di rentang usia manusia antara 17-21 tahun. Saat seluruh gigi manusia sudah terganti dengan gigi baru dan berhenti tumbuh, gigi geraham ketiga ini malah baru muncul. Inilah yang menyebabkan gigi yang tumbuhnya paling terakhir ini tidak memiliki ruang untuk tumbuh dan berkembang dengan sempurna. Maka dari itu gigi geraham ketiga tumbuh dengan tidak sempurna, atau dalam istilah kedokteran gigi disebut juga dengan impaksi.


Ricketts, seorang pakar pada tahun 1980 pernah mengatakan bahwa evolusi manusia juga terjadi pada ukuran rahang. Evolusi manusia menyebabkan ukuran rahang yang makin menyempit. Ukuran rahang sendiri berkaitan erat dengan kondisi serta pola makan manusia. Rongga rahang yang makin menyempit juga menjadi penyebab meningkatnya kasus impaksi. Impaksi dapat menyebabkan sakit di bagian kepala, telinga, wajah dan gigi lainnya, serta tenggorokan dan leher. Rasa sakit di beberapa tempat ini bergantung ke arah mana sigigi geraham bungsu megenai saraf.

Pembaca Artikel ini juga Baca (via mobile digeser):

Share this:

Disqus Comments