Tips Cara Aman Kredit Mobil Bekas atau Baru dengan Uang Pas-pasan

Tips Cara Aman Kredit Mobil Bekas atau Baru dengan Uang Pas-pasan

Kredit Mobil Bekas - Mempunyai mobil sekarang ini tidak hanya sebagai kebutuhan, tetapi juga menjadi gaya hiddup untuk bebrapa orang. Ada orang yang mempunyai mobil lebih dari satu dan berderet-deret di garasinya, tetapi tidak sedikit juga orang yang harus menabung dulu untuk dapat membeli sebuah mobil. Apabila Anda merasa kesulitan kalau harus membayar tunai untuk membeli mobil maka Anda dapat mencoba untuk mengajukan kredit mobil. Sebenarnya selain cara tersebut, anda bisa melalui kredit tanpa agunan dan jika dana sudah cair anda langsung beli baru ataupun bekas

Banyak lembaga keuangan yang dapat membantu Anda dalam memberikan kredit mobil. Anda dapat mengajukan pinjaman ini ke Bank ataupun ke lembaga finance lainnya. Ada kelebihan dan kekurangan masing-masing dari kedua lembaga tersebut. Kalau Anda ingin proses yang cepat dan tidak terbelit-belit maka Anda dapat memilih finance tetapi apabila Anda lebih menginginkan yang memberikan suku bunga yang lebih rendah maka Anda dapat memilih Bank.

Bank biasanya hanya dapat memberikan pinjaman kredit mobil sebesar 70 % dari harga mobil keseluruhan sedangkan finance juga hanya memberikan bantuan sebesar 75% saja dari harga mobil. Untuk itu Anda harus merogoh kocek untuk menyiapkan uang minimal 25% sampai dengan 30% dari harga mobil untuk membayar DP atau uang muka.

Untuk Anda yang mempunyai uang pas-pasan di bawah 25% dari harga mobil keseluruhan, maka ada beberapa tips agar Anda dapat mengajukan kredit mobil dan membeli mobil dengan uang pas-pasan tersebut. Tips tersebut antara lain adalah:

a. Jangan sungkan untuk minta diskon harga mobil

Dealer mobil yang masih baru atau dealer mobil bekas biasanya mau menurunkan harganya apabila kita membeli dengan sistem kredit. Hal ini disebabkan karena dengan sistem kredit maka dealer tetap akan diuntungkan dengan harga yang berlipat ganda dari hasil mencicil kredit tersebut.

b. Konsultasikan ke Bank atau finance tentang skema pembiayaan

Konsultasikanlah besar DP dan cicilan yang sanggup Anda bayarkan agar tidak terjadi kredit macet untuk ke depannya.

c. Meminta pembayaran DP secara mencicil

Sejak ada aturan dari Bank Indonesia tentang uang maka banyak dealar yang memberikan kemudahan untuk membayar DP dengan cara mencicil beberapa kali.

Cara Aman Kredit Mobil Bekas dan Baru

Walaupun setiap tahun harga BBM di Indonesia sering ada kenaikan tapi tidak menyurutkan masyarakat untuk membeli kendaraan jenis ini. Ada hal-hal yang harus di pertimbangkan sebelum anda memutuskan untuk membeli mobil dengan cara kredit agar tidak merugikan Anda di kemudian hari, yakni:

1. Kenali lembaga penyedia kredit

Saat ini lembaga penyedia kredit mobil bekas maupun baru sudah begitu banyak misalnya ada bank atau lembaga pembiayaan. Untuk itu Anda harus benar-benar cermat dan teliti apakah lembaga itu benar-benar sudah berkompeten di bidangnya. Anda bisa mencari informasinya melalui teman yang pernah melakukan kredit atau mencari informasi melalui internet.

2. Siapkan uang muka dan cicilan sesuai kemampuan

Biasanya uang muka atau DP yang harus Anda bayarkan jika Anda ingin membeli mobil dengan cara kredit mobil bekas atau baru yakni sekitar 20 sampai 30 persen di tambah dengan biaya administrasi dan biaya lainya. Karena besarnya uang muka yang akan Anda berikan menentukan cicilan Anda setiap bulan maka tidak ada salahnya jika uang muka yang dibayarkan cukup besar, agar mobil cepat lunas dengan cicilan yang lebih ringan.

3. Memilih suku buka

Suku bunga yang ada di Indonesia terbagi menjadi dua yaitu suku bunga tetap atau flat dan suku bunga mengambang. Suku bunga flat yaitu bunga yang tiap bulan tidak akan berubah. Suku bunga mengambang atau (floating rate) adalah suku bunga yang tiap bulan berubah mengikuti kondisi pasar yang ada. Sebaiknya Anda mengambil suku bunga yang flat agar Anda bisa dengan mudah menghitung besarnya dana yang akan di keluarkan tiap bulan untuk membayar cicilan kredit mobil.

Pembaca Artikel ini juga Baca (via mobile digeser):

Share this:

Disqus Comments