Mencari Suasana Baru di Tempat Ngopi di Bali

Mencari Suasana Baru di Tempat Ngopi di Bali

Anda pecinta kopi dan sedang berjalan-jalan di Bali, wajib untuk mengunjungi tempat ngopi di Bali. Si biji hitam yang jika diseduh secara benar dapat menghasilkan rasa yang nikmat, cocok menjadi teman untuk menikmati dan mencari suasana baru. Kopi merupakan minuman yang dihasilkan dari biji kopi pilihan dan umumnya, biji kopi dibedakan menjadi dua yaitu arabika atau kualitas terbaik dan robusta.

Minuman kopi yang dihasilkan diantaranya adalah espresso, cappuccino, latte, kopi tubruk, kopi jahe, kopi susu. Dari sekian banyak hasil seduhan, terdapat beberapa jenis kopi nusantara yang dapat digunakan, yaitu:

- Kopi Sumatra dengan tekstur halus dan mempunyai bau yang tajam, misalnya kopi sidikalang, Mandheling, Lintong.

- Kopi toraja, bijinya kopi lebih kecil daripada kopi Sumatra, kadar asam tinggi dan rasa kuat.

- Kopi Aceh Gayo dengan cita rasa lebih pahit dan keasaaman yang rendah ini berasal dari Tanah Gayo Aceh Tengah.

- Kopi Bali Kintamani memiliki rasa lembut, cita rasa buah-buahan dan tidak berat.

- Kopi Papua Wamena mempunyai aroma tajam dan tekstur lembut nyaris tanpa ampas dan keasaman rendah.
- Kopi Flores Bajawa dari Kabupaten Ngada dengan aroma buah dan bau seperti tembakau.

- Kopi Jawa mempunyai aroma rempah.

Beberapa tempat di Bali yang dapat dijadikan tempat untuk ngopi, diantaranya yaitu:

Baca juga: Menantang Adrenalin di Tempat Outbound di Bali

1. Kopi Ireng di kompleks pertokoan La’Walon Centre yang berada di Kuta-Legian.
2. Kedai Kopi Kultur di Jl. Sunset Road No. 112X, Badung.
3. Anomali Coffee di Jl. Kayu Aya No. 7B, Seminyak, Kuta.
4. Domba Coffee terletak di Jl. Mertanadi II No. 77 Abian Base, Kuta.
5. Revolver Espresso berada di Jl. Kau Aya No. 3 Gang 51, Oberoi, Seminyak.

Tempat ngopi di Bali yang menjadi favorit dari masyarakat Denpasar adalah Bhineka Djaja. Tempat ini merupakan tempat ngopi sekaligus toko yang terletak di Jl. Gajah Mada, Denpasar, Bali. Tempat tersebut dibuka oleh keluarga Tjahjadi tahun 1935 dengan nama Bian Ek. Bhineka Djaja buka dari jam 10.00 WITA-16.00 WITA dan tempat ini hanya dihiasi foto, lukisan, artikel koran yang mengulas tentang tempat ini.

Pembaca Artikel ini juga Baca (via mobile digeser):

Share this:

Disqus Comments