Bagaimana Menghadapi Anak yang Lebih Dekat dengan Pengasuh?

Bagaimana Menghadapi Anak yang Lebih Dekat dengan Pengasuh?

Semakin sibuknya orang tua sekarang membuat mereka harus sering berada di luar rumah daripada menghabiskan waktu bersama anak mereka. Kamu sendiri pasti sering melihat fenomena ini, baik di lingkungan rumah kamu sendiri, atau bahkan kamu sendiri yang mengalaminya? Baik kamu dalam posisi sebagai orang tua, atau sebagai anak yang dekat dengan pengasuhnya, hal seperti ini memang membuat miris.

Memang kesibukan dalam pekerjaan itu tidak bisa dihindari, apalagi dengan meningkatnya biaya hidup sekarang. Jika satu keluarga ingin bisa hidup dengan mapan, maka kedua orang tua mau tidak mau harus bekerja keras. Anak pun lantas dibesarkan oleh pengasuh, yang ada bersama mereka dalam waktu yang lebih panjang dibandingkan orang tua.

Kenapa Anak Lebih Dekat ke Pengasuh?

Pertanyaan yang sudah lebih jelas jawabannya bukan? Pengasuh mendampingi mereka selama seharian penuh, apalagi ketika si anak belum masuk ke sekolah. Bahkan ketika mereka sudah sekolah pun, pengasuhlah yang mengantar jemput mereka. Bagaimana kamu sebagai orang tua bisa menjadi dekat dengan anak jika kamu sendiri jarang bersama mereka?

Tetapi ada alasan lain juga kenapa anak lebih dekat dengan pengasuh mereka, yaitu adanya kebebasan menjadi diri sendiri. Kamu sendiri pasti merasa, kan, kalau bersama dengan orang tua, selalu ada rasa menghakimi yang membuat kamu tidak bisa berkelakuan bebas? Sementara dengan pengasuh, kamu tahu bahwa mereka jarang sekali menghakimi, membuat anak merasa lebih bebas dan aman bersama mereka.

Membuat anak merasa aman

Hal terakhir itulah yang kadang dilupakan orang tua yang sibuk. Ketika mereka pulang ke rumah dengan segala beban pekerjaan yang ada, tanpa sadar mereka mengeluarkan aura yang membuat anak segan untuk mendekat. Apalagi jika kamu merasa lelah, tidak mau diganggu, atau bahkan sampai memarahi anak. Jika sudah demikian, maka tentu saja anak akan lari ke pengasuh mereka.

Luangkanlah waktu bersama anak, selelah apapun kamu sebagai orang tua. Mendengarkan ketika mereka menceritakan hari mereka, menemani saat mereka hendak tidur, bermain sejenak dengan anak, hal itu sederhana, tetapi membuat anak merasa diperhatikan dan juga aman mendekatimu. Bila kamu punya hari libur, luangkan waktu untuk berjalan-jalan bersamanya. Liburkan saja dulu pengasuh, dan gunakan kesempatan ini bersama si kecil.

Mendekatkan diri kepada anak

Untuk membuat kamu menjadi lebih dekat dengan si kecil, sebenarnya tidak ada cara atau prosedur yang universal. Kenapa? Karena setiap anak itu berbeda-beda. Cara yang cocok dengan satu anak, belum tentu berhasil ketika dicoba ke keluarga lainnya. Jadi yang bisa kamu lakukan adalah:

- Mengamati anak

Kamu sebagai orang tua tentu harus rajin mengamati perkembangan anakmu. Pelajarilah apa yang disukainya dan kelakuannya, sehingga kamu jadi lebih mudah mendekati dia.

- Makan bersama

Makan bersama setiap malam bisa jadi ajang yang pas untuk menambah kedekatan dan kebersamaan antara anggota keluarga. Bagi kamu yang sibuk, ini mungkin bisa jadi kesempatan langka di mana kamu dan anak bisa saling bertemu.

- Komunikasi

Ketika kamu bersama si kecil, fokuskan kepada mereka. Kamu jarang bersama mereka, sehingga setiap detik yang ada itu berharga. Bertanyalah pada mereka, mengobrollah, dan juga cari tahu perkembangan mereka melalui pengasuh.

Adanya pengasuh memang sangat membantu dalam mengasuh anak, tetapi hal ini bukan berarti kamu bisa lepas tanggung jawab sebagai orang tua. Kamu tetap harus ada dalam kehidupannya, dan menjadi bagian besar di dalamnya. Bahkan ketika sekarang ini kamu belum jadi orang tua pun, ingatlah hal ini dan jangan sampai anak menjauh ketika kamu sudah mempunyainya.

Pembaca Artikel ini juga Baca (via mobile digeser):

Share this:

Disqus Comments