5 Alasan Mengapa Cewek yang Suka Naik Kereta Komuter Cocok Sebagai Cewek Idaman

5 Alasan Mengapa Cewek yang Suka Naik Kereta Komuter Cocok Sebagai Cewek Idaman

Perempuan di dunia itu ada banyak, bahkan perbandingan antara populasi laki-laki dan perempuan lebih banyak perempuannya. Hal ini menjadikan seorang laki-laki bisa memilih satu diantara lima perempuan untuk mendapatkan yang terbaik. Jodoh itu merupakan tema pembahasan yang cukup kompleks dan bisa mudah atau susah untuk didapatkan. Kita diam perempuan pun tidak ada yang akan mendekat dan mengenal kita, kalau agresif malah bertemu perempuan yang lebih cocok dijadikan pacar bukannya istri.

Ada beberapa kriteria penting untuk dijadikan patokan dalam memilih perempuan, sebab laki-laki sejatinya adalah memilih. Perempuan yang akan dipilih sebaiknya yang berkualitas, jangan melihat kacang hanya dari kulitnya saja. Perempuan cantik yang banyak dipuja kadang justru susah “dipelihara” atau dijaga karena banyak maunya. Salah satu kriteria yang baik ialah memilih perempuan yang mandiri dan memiliki pemahaman yang kuat dalam mengatur finansial. Soalnya perempuan dalam keluarga akan menjadi manajemen keuangan, referensinya adalah perempuan yang suka naik kereta komuter.

Kenapa kereta komuter?

Ada beberapa alasan yang membuat kamu perlu mempertimbangkan perempuan yang rajin naik komuter sebagai pilihan, diantaranya:

1. Tahu cara belanja uang yang bijak

Kebanyakan perempuan suka jajan dan ngrumpi dengan teman-teman perempuannya, habis jam kerja pasti langsung menuju tempat nongkrong. Hal berbeda bisa ditemui kalau kamu memperhatikan situasi para pengguna kereta komuter. Para perempuan ini tergolong cermat dalam mempertimbangkan pengeluaran uangnya. Sebab memilih membeli kartu berlangganan untuk naik komuter ketimbang jajan dan jalan-jalan yang kurang jelas masa depannya.

2. Sosok yang tidak manja dan kuat

Naik kereta komuter menuntut para penumpangnya, termasuk kaum perempuan, untuk rela berdiri dari stasiun keberangkatan menuju stasiun tujuan. Berdesakan dengan penumpang lain tentunya perlu ketahanan fisik yang kuat. Terbiasa dengan lelahnya kehidupan sehari-hari menjadikan pribadi para perempuan pengguna komuter lebih kuat. Tidak ada sosok pengguna kereta komuter yang manja dan suka menjadi sosok yang diistimewakan. Kalau menjadi istri mereka akan menjadi istri yang kuat, siap mendampingi kamu dikala susah maupun senang.

3. Pribadi yang mudah beradaptasi

Memilih jalur transportasi menggunakan komuter yang murah tentu banyak peminat yang serupa, alhasil kondisi kereta pun akan selalu penuh sesak. Perempuan yang setiap harinya menggunakan kereta komuter untuk kebutuhan mobilitas. Pasti paham betul dengan konsekuensi satu ini, ketika harus berdesakan maka mereka pun akan berusaha untuk menerima kondisi tersebut. Kondisi ini membuat mereka menjadi pribadi yang mudah beradaptasi dengan lingkungan. Ketika sudah berkeluarga mereka akan lebih siap diperkenalkan dengan lingkungan baru dan anggota baru dan mampu beradaptasi dengan baik pula.

4. Sangat menghargai waktu

Jadwal kereta komuter yang teratur menuntut penggunanya untuk datang tepat waktu pula, maka perempuan yang naik komuter pun adalah orang yang disiplin. Tidak suka menyia-nyiakan waktu untuk hal-hal yang kurang memberikan manfaat. Hal ini menjadikan perempuan pengguna komuter akan lebih teratur dalam menjalani ritme kehidupan. Terlebih untuk kehidupan berumah tangga yang nantinya akan terjadwal selamanya tanpa mengenal hari libur.

5. Memiliki segudang keahlian

Memiliki kesibukan yang padat dan banyaknya tanggung jawab menjadikan perempuan pengguna komuter harus pandai memprogram jadwal harian. Perempuan ini akan lebih sering menyelesaikan sesuatu dimanapun termasuk di dalam kereta. Kamu bisa dengan mudah menemukan perempuan naik komuter sambil menyelesaikan tugas pekerjaan, berdandan, dan lain sebagainya. Sosok seperti ini akan mengedepankan tanggung jawabnya sehingga selalu fokus dan memberikan yang terbaik untuk orang-orang di sekitarnya.

Pembaca Artikel ini juga Baca (via mobile digeser):

Share this:

Disqus Comments