7 Keuntungan Traveling di Usia Muda

7 Keuntungan Traveling di Usia Muda

Siapa yang tidak suka travelling? Berkeliling dan menjelajahi berbagai macam tempat untuk menikmati keindahan tempat tersebut dan kemudian mengabadikannya ke dalam memori. Berbagai macam alasan membuat orang melakukan kegiatan tersebut, namun, usia tidak jarang membuat seseorang tidak bisa melakukannya. Usia yang terlalu muda dianggap tidak dapat menjaga diri ketika berpergian dan usia yang terlalu tua tidak dapat pergi jauh karena banyak tanggung jawab. Usia yang ideal yang cocok untuk travelling adalah usia 20-an dimana badan masih ok, bugar, kuat dan bisa menjaga diri sendiri.

Berbagai macam keuntungan yang dari melakukan traveling di usia yang muda yaitu sekitar 20an diantaranya adalah pertama, salah satu cara untuk memantapkan perencanaan diri. Usia 20an terutama awal 20an merupakan usia yang masih dalam tahap pencarian jati diri. Di usia 20an juga, beragam permasalahan mulai muncul, mulai dari urusan menikah, hidup mandiri hingga pendewasaan diri. Dengan melakukan traveling, kamu akan belajar merencanakan perjalanan mulai dari cara pergi, mencari penginapan hingga mengatur keuangan agar cukup hingga pulang lagi ke rumah.

Kedua adalah untuk membantu dalam mendewasakan diri. Dengan berpetualang, kamu secara tidak sadar akan melihat dunia luar dan membantu berfikir dalam berbagai macam sudut pandang yang berbeda. Sehingga, secara perlahan akan membantu dalam mendewasakan diri dalam menghadapi hidup. Ketiga adalah membantu diri kamu untuk memahami sekelilingmu. Bertemu dengan banyak orang dan mendengarkan serta melihat dari perspective yang berbeda, secara sadar atau tidak sadar dapat membantumu untuk memahami apa yang ada di sekitarmu.

Keuntungan keempat adalah semakin banyaknya cerita yang bisa diceritakan terutama ke anak cucu ketika kamu sudah memasuki usia senja. Berpetualang, bertemu dengan hal yang tidak terduga, melihat keindahan berbagai tempat, kekonyolan ketika proses berpetualang dapat kamu ceritakan. Dari cerita itu, setidaknya kamu dapat memberi pelajaran kepada anak cucumu untuk tidak melakukan kesalahan yang sama saat berpetualang atau memberikan saran.

Kelima adalah memiliki rasa rendah hati. Berpetualang, menemukan hal yang baru yang lebih hebat, lebih indah, lebih keren membuat kamu tidak akan mudah merasa puas dan membentuk sikap rendah hati. Dari pengalaman itu, akan membuat kamu merasa kalau peribahasa diatas langit masih ada langit itu tepat. Melihat berbagai hal yang lebih hebat dapat menghindarkan kamu dari sikap sombong karena kemampuan yang kamu miliki dan akan membuat kamu lebih berusaha dan berkembang untuk jadi yang lebih hebat namun tetap menghormati yang lainnya.

Keenam yaitu membantu diri untuk selalu bersyukur. Tidak jarang anak muda terutama yang tahap pencarian jati diri kurang bersyukur, harus mendapatkan yang diinginkan, tidak berani menghadapi resiko karena takut gagal. Dengan berpetualang, mereka menjadi lebih berani menghadapi resiko untuk setiap kesempatan, mampu menerima kegagalan dan sesuatu yang diluar rencana, bersyukur dengan apa yang dimiliki saat itu yang tidak dimiliki oleh orang lain.

Ketujuh adalah kamu bisa berbuat apapun yang kamu mau dengan tubuh yang masih sehat, kuat yang tidak akan kamu dapatkan ketika kamu tua. Kamu juga tidak akan merasa menyesal ketika memasuki masa tua karena telah melakukan hal-hal gila saat berpetualang. Mengelilingi banyak tempat, menambah pengalaman, membentuk kepribadian yang supel dapat menjadi suatu harta yang lebih besar nilainya daripada harta yang dapat dilihat seperti uang, gadget keren dan canggih.

Pembaca Artikel ini juga Baca (via mobile digeser):

Share this:

Disqus Comments