5 Tips Agar Pergi Ke Belakang Tak Jadi Halangan Saat Naik Gunung

5 Tips Agar Pergi Ke Belakang Tak Jadi Halangan Saat Naik Gunung

Mendaki gunung, pasti salah satu aktivitas yang seru banget. Memang jauh lebih seru daripada hanya menonton pemandangan dataran tinggi yang berada di layar televisi. Tapi buat kamu yang baru pertama kali naik gunung, pasti ada fikiran “ kalau nanti perut ku mules, buangnya dimana ya?” atau “ muncak seru sih, tapi apa ada WC umum?” dan berbagai pertanyaan lain tentang pergi ke belakang. Tenang, gunung tidak semengerikan itu. Kamu tidak harus menahan diri untuk buang air saat ke gunung. Dengan berbagai tips ini, buang air kamu bakalan lebih nyaman.

Siapkan tissue basah dan sekop kecil

Peralatan yang bisa kamu gunakan untuk buang air tentu saja skop kecil dan tissue. Untuk skop kecil, kamu bakal menggunakannya untuk menggali, galian yang sudah kamu buat ini, untuk lubang toilet. Lalu tissue basah? Tentu saja sewaktu pendakian, kamu bakal menghemat yang namanya air. Nggak mungkin dong kamu menggunakan air untuk membersihkan bagian tubuhmu. Maka dari itu, kamu menggunakan tissue ini buat membersihkan bagian tubuhmu dan skop yang kamu gunakan. kenapa harus tissue basah? Tissue basah tidak akan meninggalkan bau. Selain itu tissue basah juga lebih bersih.

Buang air di tempat tersembunyi

Buang airlah di lokasi yang dekat dengan perkemahanmu, namun jangan mendekati jalur-jalur pendakian. Buang air di sekitar jalur pendakian ini, tentu akan membuat orang yang melintas sedikit terganggu. Kamu sendiri pasti tidak mau, saat asyik-asyik mendaki, tiba-tiba kamu menemukan sedikit benda aneh dan jebakan di jalan. Selain terganggu, bila ada mata air dangkal, hal ini juga bisa menyebabkan pencemaran air, yang pasti bakal semakin merugikan orang lain.

Baca juga: Paket Wisata Bromo Beri Kemudahan Wisatawan, Ini Rute ke Bromo Ala Backpacker Serta Tipsnya



Survey tempat bermalam

Jika sudah sampai ke tempat bermalam, lebih baik kamu melihat-lihat lokasi sekitarnya. Pertimbangkan di mana tempat untuk buang air, untuk memasak, dan untuk mendirikan tenda. Jangan sampai kamu mendadak kebelet dan belum juga menemukan tempat untuk buang air yang cocok. Wah…. Bisa gawat banget. Bila mencari lokasi lubang, lebih baik yang jaraknya 100 hingga 300 meter dari tenda yang kamu dirikan. Sebisa mungkin cari tempat yang aman dan nyaman, namun jangan sampai ke tengah hutan. Takutnya banyak hewan liar berbahaya nantinya.

Pakai sarung saat buang air

Biar kamu makin nyaman, kamu bisa memakai sarung pas buang air, terlebih jika kamu kaum hawa. Memakai sarung ini bisa menjadi hal wajib. Selain menghindarkan diri dari gigitan nyamuk, ini juga menghindarkan dari resiko di intip oleh orang. Tidak jarang sewaktu sudah nyaman, ada firasat orang mengintip yang membuat tidak nyaman, dan akhirnya kegiatan buang air menjadi kurang tuntas. Penggunaan sarung ini memang sangat bermanfaat. Walaupun sewaktu-waktu kamu di temukan orang, kamu juga bisa tetap rileks, karena nggak kelihatan.

Ajak seorang teman

Saat mengajak teman, paling tidak satu orang. Bila kamu seorang wanita, mengajak teman ini adalah hal yang penting. Kamu bisa mengajak lawan jenis yang kamu percayai, atau sesama teman wanita. Ditakutkan, bila ada hal yang tidak di inginkan, paling tidak ada yang bisa membantu menolong. Bayangkan bila kamu sendirian saat buang air. Pasti selain rasa takut menyelimuti, buang air nggak nyaman, saat terjadi bahaya kamu sulit untuk meminta bantuan tentunya. Jadi, lebih baik ajak 1 atau 2 orang teman.

Pembaca Artikel ini juga Baca (via mobile digeser):

Share this:

Disqus Comments