Kabut Asap Melanda Sumatra dan Kalimantan, Stop Pembakaran !

Kabut Asap Melanda Sumatra dan Kalimantan, Stop Pembakaran !

Fenomena kabut asap yang banyak melanda di beberapa profinsi di Sumatra dan Kalimantan tahun ini memang sangat parah, hal ini karena di sebabkan iklim / cuaca elnino yang melanda Indonesia sehingga kemarau panjang dengan sedikit hujan.

Gatal rasanya tangan ini untuk tidak menulis tentang kabut asap apalagi kebanyakan yang menyalahkan pemerintah saja, namun demi kejelasan apa yang terjadi sebenarnya maka admin akhirnya memutuskan menulis tentang kabut asap.

Sudah hal biasa di daerah Sumatra bahwa ada yang memiliki kebun 1 atau 2 hektar kelapa sawit atau karet, bahkan ada yang memiliki puluhan hektar hingga ratusan dan ini milik pribadi loh !!. Memang sepertinya ada dari perusahaan asing yang memiliki juga lahan perkebunan ini.

Para pemilik lahan (tanah yang baru dibeli) atau lahan gambut yang sudah lama dimiliki tapi memang sengaja menunggu musim kemarau untuk membakarnya agar hemat biaya dibandingkan dengan di potong semak-semaknya dan malah masih bisa tumbuh lagi jika cuma dipotong. Untuk lahan gambut yang sudah lama dimiliki perorangan tadi, jika saat musim kemarau unsur airnya masih ada maka akan dipaksa dikeringkan dengan cara di sedot.

Baca juga: Daftar Lengkap Harga Pakan Kucing Peliharaan (Persia & Anggora)


Kebiasaan membakar lahan ini sudah lama terjadi (setiap tahun di musim kemarau) dan karena cuaca tahun ini ada ELNINO maka kabut asap makin parah. Jadi STOP HANYA MENYALAHKAN PEMERINTAH, ada ratusan bahkan ribuan orang pribadi yang memiliki tanah berhektar-hektar dan semuanya membakar lahan tersebut, jadi bukan perusahaan saja.

Sudah seharusnya pemerintah ketat untuk peraturan pembakaran lahan seperti ini, seperti Anda ketahui bahwa untuk bisa membakar lahan, para pemilik tanah tersebut hanya butuh ijin kepala desa setempat. Memiliki tanah puluhan hingga ratusan hektar tersebut tidak perlu uang yang begitu besar. Bandingkan saja, jika Anda membeli 1 rumah di jakarta, disana anda sudah dapat berpuluh-puluh hektar (lahan gambut atau hutan semak-semak) dan ini pilihan investasi yang bagus, cuma caranya saja yang kurang baik. Untuk itulah butuh keseriusan pemerintah agar menertibkan dan membuat peraturan tentang ini.

Yang harus menjadi perhatian kita sekarang adalah bagaimana membantu mereka yang berada di lokasi yang terkena dampak kabut asap ini, terutama anak-anak, wanita hamil dan orang tua. Kita harus bahu-membahu dan gotong royong agar penderitaan mereka berkurang apalagi sudah banyak yang kena ISPA.

Pembaca Artikel ini juga Baca (via mobile digeser):

Share this:

Disqus Comments