6 Tips Menjalankan Bisnis Batu Akik

6 Tips Menjalankan Bisnis Batu Akik

Tidak dapat dipungkiri hampir sebagian besar masyarakat beberapa bulan lalu sedang dilanda demam batu akik. Memang akhir-akhir ini batu akik sedang menjadi salah satu topik pembahasan yang hangat di sela-sela obrolan masyarakat. Berbicara mengenai hobi ini memang sangat menyenangkan. Karena hal ini terbukti dengan obrolan yang mudah Anda dengar mengenai serba-serbi batu akik. Demam di dunia batu akik ini sendiri bukan hanya sekedar menjadi trend sesaat, namun juga lebih jauh daripada itu. Dimana trend tersebut memiliki efek positif tersendiri dalam sektor lainnya yang terus berkelanjutan. Sehingga peluang usaha baru juga bermunculan, mulai dari penjual batu akik kios kaki lima, jasa-jasa pengrajin serta poles batu akik hingga pada penambang batu akik juga meraup untung.

Bagi Anda yang berminat turut serta meraup untung dari bisnis batu akik, berikut merupakan tips di dalam berbisnis batu akik yang perlu Anda cermati:

1. Pelajari mengenai batu akik terlebih dahulu

Melakukan bisnis batu akik memang berbeda dengan bisnis pada umumnya. Karena batu akik sendiri memiliki bayak nama, corak, variasi, motif, detail serta tingkat kekerasan yang beragam satu dengan lainnya. Bahkan ada sejumlah batu akik dengan pilihan warna yang nyaris sama, namun ternyata dari batu akik tersebut memiliki nama berbeda.

Sehingga sebelum Anda memutuskan terjun ke bisnis batu akik, lebih baik Anda mulai menghafalkan bentuk, nama, warna, karakteristik serta harga dari batu-batu akik tersebut guna memudahkan Anda di dalam melakukan pengkategorian batu-batu yang nantinya ingin Anda pasarkan.

2. Metode pemasaran

Pangsa pasar dari batu akik secara garis besar dibagi menjadi dua yaitu konvensional melalui gerai atau kios dan memasarkannya secara online menggunakan internet. Baik itu media sosial, forum jual beli, website dan lain sebagainya. Tentukanlah terlebih dahulu target pasar penjualan Anda. Ketika memang Anda memiliki skill lebih, selain memasarkannya secara offline dapat juga Anda mulai untuk memasarkannya secara online. Terutama bagi Anda yang terkendala dalam keterbatasan tempat.

Baca juga: Langkah Mudah dan Praktis Memulai Bisnis Online


3. Tenaga ahli

Hal lainnya yang perlu Anda pikirkan ialah tenaga ahli. Faktor yang satu ini sangatlah penting karena Anda memiliki keterbatasan kemampuan dalam menghasilkan batu akik yang sudah siap jual dalam jumlah besar setiap harinya. Terutama jika untuk saat ini Anda juga masih bekerja. Tentunya dengan Anda memiliki tenaga ahli seperti seseorang yang mampu melakukan pemotongan, pembentukan dan juga pemolesan bahan akan sangat penting.

4. Modal usaha

Jangan pernah memulai usaha dengan modal terlalu besar, terlebih lagi jika Anda tidak mengimbangi hal tersebut dengan pengetahuan yang cukup mengenai batu akik. Sehingga lebih baik awali saja hal ini dengan modal yang relatif cukup untuk meminimalisir kerugian yang kemungkinan terjadi dalam membangun bisnis batu akik ini. Terlebih batu akik bukan merupakan barang komoditas yang pokok bagi masyarakat.

5. Survey lokasi pemasaran

Langkah selanjutnya adalah mulai melakukan survey. Bukan hanya sebatas mengenai lokasi usaha di dalam menjual batu akik Anda, akan tetapi juga lokasi sumber Anda dalam mendapatkan bahan batu akik yang nantinya akan Anda bentuk dan perdagangkan. Pilih serta seleksilah beberapa lokasi yang Anda anggap ramai dengan hilir mudik orang tetapi dengan harga yang sesuai budget.

6. Survey harga

Sebagai calon pengusaha (pedagang), tentunya mengetahui harga dari batu akik yang terkini sangat perlu dan mutlak. Mengingat untuk saat ini fluktuasi atau perubahan harga di pasaran dapat berubah sewaktu-waktu.

Pembaca Artikel ini juga Baca (via mobile digeser):

Share this:

Disqus Comments