Kenali dan Ketahui 4 Jenis TV di Indonesia

Kenali dan Ketahui 4 Jenis TV di Indonesia

Semenjak teknologi menjadi sebuah aspek yang sangat berkembang pesat hingga mampu merubah dunia, dari situlah bermunculan ide ide baru dan juga barang barang elektronik baru yang semakin hari memiliki spesifikasi yang selalu membuat masyarakat tergugah untuk membeli.

Salah satu alat elektronik yang terus berkembang adalah TV. Bahkan kini tidak ada rumah yang tidak memiliki TV. Dengan TV kita sebagai manusia mampu memenuhi kebutuhan akan informasi ataupun kebutuhan akan hiburan.

Dari tahun ke tahun perkembangan TV mulai semakin beragam. Tidak hanya mengutamakan kualitas, ukuran dan juga kemudahan pengguna, namun juga mengikuti isu isu yang setiap tahunnya berkembang salah satunya adalah isu pemanasan global. Sehingga beberapa produsen berpikir untuk memproduksi TV dengan bahan bahan yang ramah lingkungan.

Seperti apakah perkembangan TV di Indonesia secara umum?

1. TV Tabung (CRT TV)

Cathode Ray Tube atau yang lebih dikenal dengan TV tabung menjadi pelopor dari lahirnya teknologi baru TV seperti zaman sekarang ini. Teknologi yang digunakan TV tabung sama dengan yang digunakan pada monitor PC (Personal Computer). Sebenarnya warna yang terdapat pada tabung TV hanya merah, biru dan hijau. Warna yang dihasilkan pada layar TV adalah perpaduan dari ketiga warna dasar tersebut. Gambar yang dihasilkan TV tabung berasal dari katoda tabung yang dipanaskan saat kita menyalakan TV. Hal ini memicu penembakkan electron yang terletak di tabung menuju phosphor yang terletak di bagian depan tepatnya di layar TV. Saat electron tersebut mengenai phosphor, hal ini yang menyebabkan layar akan menyala dan menghasilkan gambar.

TV tabung termasuk inovasi TV yang memiliki harga terjangkau dengan kualitas gambar yang baik. Dengan teknologi yang baik, tabung CRT ini bersifat tahan lama dan sekalipun rusak akan mudah diperbaiki karena sparepart yang mudah ditemui. Namun, bentuk fisik yang terbilang besar dan berat akhirnya membuat masyarakat memilih TV dengan inovasi yang baru. Selain itu, TV tabung juga membutuhkan daya listrik yang cukup banyak sehingga dapat dibilang tidak ramah lingkungan.

2. Plasma TV

Plasma TV adalah inovasi TV yang menjadi cikal bakal pembuatan TV dengan ukuran yang ‘slim’ dan dengan resolusi yang tinggi. Mengapa diberi nama plasma? Hal ini disesuaikan dengan prinsip kerja yang digunakan yakni menggunakan plasma yakni sejenis gas yang dapat memisahkan electron dari inti atom untuk memproduksi gambar pada TV itu sendiri. Sistem kerjanya adalah saat arus listrik menghasilkan elektron yang dipisahkan dengan plasma, maka elektron ini akan bereaksi dengan molekul air raksa untuk menghasilkan sinar ultraviolet (UV). Dari radiasi UV inilah dihasilkan gas phosphor dan tiga warna dasar (merah, biru, hijau) yang akan bergabung dan membentuk satu titik layar atau yang lebih dikenal dengan sebutan pixel. Pada TV Plasma anda dapat mengatur komposisi masing masing warna untuk mendapatkan hasil gambar yang sesuai dengan keinginan anda.

Baca juga : Alamat Toko Komputer di Jakarta

Karena menjadi pelopor dari lahirnya teknologi TV slim, maka Plasma TV tergolong lebih murah dibandingkan TV slim yang lain dengan sudut pandang yang lebar dan tingkat kontras yang tinggi. Selain itu, dengan harga yang terjangkau anda sudah mendapatkan TV slim dengan suara yang tergolong jernih dan gambar yang tidak blur. Sayangnya, layaknya TV tabung, ukuran TV Plasma masih kurang efisien karena biasanya berukuran lebih dari 32 inch. Selain itu, TV Plasma masih dianggap boros terhadap penggunaan listrik. Dan jika penggunaan sudah lama, maka bisa jadi kualitas gambar menurun bahkan dapat menimbulkan burn-in (gambar diam atau berbayang).

3. LCD TV

LCD merupakan singkatan dari Liquid Crystal Display TV. Sesuai dengan namanya, TV ini menggunakan Kristal cair yang terdapat pada panel TV dan akan aktif bila mendapat suplai energy listrik saat menyalakan TV. Teknologi kristal air yang digunakan umumnya sudah sama dengan teknologi monitor PC yang digunakan saat ini. Banyak perkembangan teknologi yang digunakan pada LCD TV ini, dan sebelumnya tidak digunakan pada Plasma TV. Contohnya adalah penggunaan teknologi anti-glare (tanpa bayangan) untuk mendukung hasil gambar yang ditampilkan pada monitor.

Kelebihan dari LCD TV ini tentu sangat banyak. Dengan teknologi yang digunakan, maka menghasilkan gambar dan warna yang lebih realistis.Selain itu, konsumsi daya listrik yang dibutuhkan sangat rendah bahkan hanya 20% dari daya listrik yang dibutuhkan oleh TV tabung. Tak heran, LCD TV ini sangat direkomendasikan untuk digunakan di perkantoran. Sayangnya, harga LCD TV di pasaran masih tergolong mahal sehingga saat TV rusak untuk memperbaikinya pun sparepart nya masih cukup mahal. Selain itu, kualitas penerimaan siaran televisi dari antenna minimum 90%, karena jika kurang dari itu maka akan terlihat jelas bintik pada monitor TV. Maka dari itu LCD TV lebih cocok digunakan untuk menonton TV digital dan video yang tidak tergantung pada antena.

4. LED TV

Ini dia teknologi terbaru yang sedang dikembangkan saat ini. LED merupakan singkatan dari Light Emitting Diode TV yang sebenarnya tak jauh berbeda dengan teknologi yang digunakan pada LCD TV. Yang membedakan adalah penggunaan teknologi LED Back Light. Dibandingkan dengan penggunaan lampu neon, tentu lebih unggul penggunaan LED dari sisi life-time nya. Karena LED lebih sedikit menghasilkan panas, lebih hemat listrik dan cenderung lebih terang serta daya tahan nya pun lebih lama dibandingkan dengan lampu neon.

Dengan ukuran LED yang lebih kecil dibandingkan lampu neon, memungkinkan para produsen untuk membuat bentuk fisik yang lebih sederhana dibandingkan inovasi TV yang sebelumnya. Jenis TV ini menjadi idola karena dengan bentuknya yang tipis, teknologi yang digunakanpun sudah termasuk unggul.Anda tidak perlu khawatir untuk kualitas gambar dan warna yang dihasilkan. Selain itu, konsumsi listrik yang dibutuhkan pun sedikit dan layar yang tipis hanya sekitar 2,5cm sangat menarik minat masyarakat.

Namun beberapa merek LED TV masih mengalami penurunan kualitas gambar apabila dilihat dari sudut pandang yang lebih lebar. Dan tentunya yang menjadi bahan pertimbangan yakni harganya yang masih tergolong mahal yakni sekitar 1,5 kali lipat dari harga LCD TV. Namun jika dipertimbangkan lagi, harga dipasaran sebanding dengan kelebihan yang ditonjolkan oleh LED TV.

Pembaca Artikel ini juga Baca (via mobile digeser):

Share this:

Disqus Comments