Sejarah Asal Muasal Kompor Portable

Sejarah Asal Muasal Kompor Portable

Kompor portable adalah kombinasi dari portabilitas dan fungsionalitas dengan menggabungkan gas kecil yang ringan dengan output panas yang dibutuhkan untuk memasak masakan. Pada era modern kompor jenis ini terbagi ke dalam beberapa kategori berdasarkan tipe bahan bakar yang digunakan dan design dari kerangka kompor dari alumunium. Kompor tanpa tekanan menggunakan bahan bakar solid atau cair yang ditempatkan di kompor sebelum dinyalakan, sedangkan kompor combustible (mudah terbakar) menggunakan bahan bakar volatile seperti gasoline pada kompor bertekanan. Berikut adalah info sejarah asal muasal dari kompor ini:

Sebelum era modern, temuan sebuah kompor dengan sistem menyerupai kompor gas portable telah digunakan oleh Bangsa Jepang yang biasa disebut dengan Shinchirin yang digunakan pada masa edo. Kompor ini terbuat dari keramik dan biasanya bisa ditemukan di rumah-rumah lama Jepang. Bentuknya biasanya silinder, petak, persegi panjang dan dalam ukuran yang juga berbeda-beda, di Amerika utara kompor ini juga disebut dengan Hibachi atau Hibachi style.

Produksi dari kompor portable pertama kali dimulai di sebuah workshop seorang designer industri Jue Lafare pada tahun 1932 , dua tahun kemudian pada tahun 1934 kompor hasil karya Lafare semakin banyak digunakan dan pada 16 bulan kemudian menjadi alat utama bagi tentara Perancis. Untuk menghindari kesalahan penggunaan oleh tentara-tentara yang memasak tanpa pemahaman terlebih dahulu, para tentara meminta agar semua instruksi yang ditulis di kompor dibuat dalam bahasa Inggris.

Baca juga: Cara Menempatkan Lemari Bayi yang Aman

Sayangnya design dari Lafare ini tidak cukup untuk menghentikan serangan Jerman ke Perancis pada tahun 1940. Sehingga perkembangan produksi dari kompor ini terhambat. Bagaimanapun hasil penemuan Lafare tentang kompor tersebut tetap diadaptasi dalam berbagai bentuk di seluruh dunia selama perang dunia ke II dan pasca perang tersebut. Bukti-buktinya bisa dilihat melalui peninggalan-peninggalan perang Amerika dan Jepang , diperkirakan sekitar kurang dari 80 produk asli Lafare Perancis yang dibuat dengan instruksi bahasa Inggris.

Kemudian pada era modern, jenis kompor ini biasa digunakan untuk kegiatan camping di Inggris dan Eropa di pertengahan abad 19. Kemudian penggunaan tersebut juga menular ke Amerika Utara dengan semakin meningkatnya kesadaran akan dampak lingkungan yang disebabkan oleh para penjelajah saat mereka melakukan camping, seperti terbakarnya beberapa tumbuhan akibat api yang dibuat secara tradisional oleh para penjelajah. Dengan menggunakan kompor ini selain ringan praktis dan bisa digunakan kemana saja juga berdampak pada kelestarian lingkungan dimana kadar api yang menyala bisa diatur dan tidak membakar tanaman-tanaman yang tumbuh di sekitar disamping itu polusi udaranya juga semakin sedikit.

Demikianlah sejarah asal muasal dari ditemukannya kompor portable, semoga dapat menambah pengetahuan anda dan bermanfaat.

Pembaca Artikel ini juga Baca (via mobile digeser):

Share this:

Disqus Comments